Botolinum Toxin atau lebih sering dikenal sebagai botox, ialah salah satu metode perawatan kecantikan yang dilakukan tanpa pembedahan. Di dunia kecantikan sendiri, metode perawatan kecantikan ini dilakukan khususnya sebagai perawatan anti aging atau anti penuaan. Botox biasanya bekerja dengan cara menghilangkan kerutan, khususnya di area sekitar mata dan dahi, sekaligus bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki beberapa bagian wajah tertentu seperti meniruskan wajah hingga memperbesar bentuk pada mata.

Biasanya, perawatan dengan botox aman apabila disuntikkan pada kadar yang kecil. Lewat suntikan yang langsung diarahkan pada sasaran membautnya tak mempengaruhi otot-otot lainnya. Menurut pihak FDA (Food and Drug Administration) Amerika sendiri sudah menyetujui bahwa botox merupakan perawatan untuk menghilangkan adanya kerutan di kulit wajah sementara. Sementara di Indonesia, botox telah terdaftar secara resmi sebagai sebuah relaksan otot yang berkategori sebagai obat keras dan hanya bisa dibeli sesuai resep dokter.

Bagaiman Prinsip Kerja Botox?

Prinsip kerja Botox ini dilakukan dengan cara memblokir berbagai aktivitas saraf yang terdapat di otot, sehingga aktivitas otot pun menurun sementara, karenanya terjadi kelumpuhan pada otot. Di dunia kecantikan, biasanya botox langsung disuntikkan dokter dengan spesifik di bagian kulit yang harus ditangani, misalnya pada kerutan yang ada di kulit. Umumnya kerutan yang ditangani lewat suntik botox ini ialah garis kerutan yang terdapat di antara alis, kerutan di dahi, hingga di bagian ujung luar mata.

Di samping untuk kecantikan, botox juga dapat diberikan untuk mengatasi kondisi kesehatan tertentu, seperti distonia servikal, hiperdrosis, migrain, mata malas, mata kedutan, hingga disfungsi kandung kemih. Hasil suntikan botox biasanya akan terasa selama beberapa hari sampai 14 hari. Sedangkan efektivitasnya bisa berakhir dalam kurun waktu 3 sampai 6 bulan. Dosis, jumlah, serta luas area suntikan botox biasanya tergantung dari respon pasien pada kondisi kesehatan dan terapinya

Sesudah perawatan, mungkin pasien akan mengalami ketidak nyamanan, seperti pusing, mata kering, dan memar di kulit wajah. Sedangkan ptosis atau turunnya kelopak mata merupakan komplikasi paling umum yang terjadi setelah suntik botox.

Apa Saja Manfaat Suntik Botox?

Suntik botox merupakan treatment yang memiliki manfaat penuh untuk kecantikan dan kemampuannya sudah tak diragukan lagi. Ada banyak orang yang melakukan perawatan suntik botox serta merasakan manfaatnya, walaupun terkesan mengerikan sebab memanfaatkan toksin atau racun, perawatan ini memang sangat aman dilakukan. Hal tersebut dikatakan sebab pemakaian suntik botox yang bisa memicu keracunan makanan sendiri hanya sebesar 1% saja dalam terapi. Hasilnya terapi yang dipakai sangat aman dengan hasil yang mengagumkan.

Perawatan suntik botox tersebut membuat otot yang telah disuntik lebih relaks. Biasanya suntikan ditujukan pada otot. Karenanya untuk mencegah tagar suntikan tidak menyebar ke area yang tidak seharusnya, orang yang memakai suntik botox sebaiknya tidak dalam keadaan tidur berbaring sampai kurang lebih 3 jam setelah penyuntikan botox. Ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan yang tak diinginkan.

Manfaat botox diantaranya untuk mengatasi stroke dan gangguan saraf, untuk mengatasi sakit kepala, sebagai perawatan kecantikan, bisa membantu pasien yang mengalami kelumpuhan akibat luka pada otak, untuk mengatasi pembengkakan pada saluran kencing, dan bisa mengatasi pembengkakan saluran kencing, suntik botox juga bisa dilakukan di bagian kandung kemih dan hasilnya dalam beberapa hari pembengkakan saluran kemih tersebut akan berkurang.

Untuk mendapatkan penawaran, konsultasi dan informasi lebih lanjut
silakan langsung mengunjungi klinik kami di:

QUEEN BEAUTY CLINIC
Jl. Agung Niaga VII Blok G6/25
Sunter Agung, Jakarta Utara 14350
(Belakang Sunter Mall)
Telpon: (021) 6404769, 65300418, 6411384
www.queenbeautyclinic.co.id

Whatsapp: 0812-9356-0404

Instagram: @queenklinikkecantikan
Facebook: @queenklinikkecantikan
Twitter: @queenklinik

WhatsApp chat